.

MAKALAH SISTEM INFORMASI DAN STRATEGI BISNIS

17.30 by bayutube86 · 13 comments

Makalah ini membahas tentang Sistem Informasi dan Strategi Bisnis.
SISTEM INFORMASI DAN STRATEGI BISNIS

Sistem informasi strategis, sistem komputer yang digunakan level organisasi untuk mengubah sasaran, pengoperasian, produk, jasa, atau relasi lingkungan untuk membantu organisai meraih keunggulan kompetitif.
Keputusan strategi bisnis dari perusahaan tergantung pada:

  • Produk dan jasa yang dhasilkan perusahaan
  • Industri di mana perusahaan bersaing
  • Pesaing, pemasok, dan pelanggan dari perusahaan
  • Tujuan jangka panjang dari perusahaan

Strategi level Bisnis: Model Rantai Nilai
Strategi yang paling umum untuk level ini adalah:

  1. menjadi penghasil produk dengan biaya produksi yang rendah
  2. mendiferensiasikan produk dan jasa
  3. mengubah lingkup persaingan baik dengan cara memperluas pasar sampai ke pasar global maupun dengan mempersempit pasar.

Model rantai nilai, model yang memberi perhatian pada aktivitas primer dan pendukung yang menambah nilai bagi produk dan jasa perusahaan di mana sistem informasi paling baik diterapkan untuk mendapatkan keunggulan kompetitif.
Aktivitas primer yaituaktivitas yang langsung berhubungan dengan produksi dan distribusi produk perusahaan atau jasa. Sedangkan aktivitas pendukung adalah aktivitas yang memungkinkan pelaksanaan aktivitas primer. Terdiri dari infrastruktur organisasi, sumber daya manusia, teknologi, dan pengadaan.
Nilai web mengacu ke jaringan pelanggan-terkendali pada perusahaan yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mengkoordinasikan rantai nilainya agar secara kolektif menghasilkan produk atau jasa kepada pasar.

Produk dan Jasa Sistem Informasi
System yang menciptakan diferensiasi produk:

  • Perusahaan dapat menggunakan IT untuk mengembangkan produk-produk berbeda.
  • Menciptakan loyalitas merek dengan mengembangkan produk yang unik dan baru dan jasa
  • Produk dan jasa tidak mudah diduplikasi oleh pesaing. Contohnya, Dell Corporation.

Sistem yang Mendukung Ceruk Pasar
Analisis intensif menggunakan data pelanggan untuk mendukung cara-cara baru menghubungi dan melayani pelanggan yang memungkinkan untuk mengembangkan ceruk pasar baru untuk produk atau jasa khusus. Contohnya, program frequent guest Hotel Wyndam

Supply Chain Management dan Sistem Respon Pelanggan Efisien
Sistem yang menghubungkan rantai nilai perusahaan ke rantai nilai pemasok dan konsumen. System yang secara langsung menghubungkan kembali perilaku konsumen ke distributor, produksi, dan supply chain. Contoh: Wal-Mart menghubungkan langsung pembelian pelanggan ke pemasok hampir saat itu juga. pekerjaan pemasok adalah untuk memastikan produk yang dikirim ke toko untuk menggantikan produk yang dibeli.

IT pada level organisasi digunakan untuk menghindari beralihnya konsumen ke pemasok lain dan mengikat mereka pada perusahaan. Biaya penggantian adalah biaya yang dikeluarkan oleh pelanggan atau perusahaan untuk waktu dan sumber daya yang terbuang sewaktu berganti dari satu pemasok atau ke sistem pemasok atau sistem pesaing. Contohnya, Baxter International.

Strategi level-perusahaan dan Teknologi Informasi
Memperluas kompetensi inti, kegiatan di mana perusahaan unggul sebagai pemimpin kelas dunia. Sistem informasi mendorong berbagi pengetahuan di seluruh unit bisnis dan karenanya perusahaan meningkatkan kompetensi.

Strategi level-industri dan Sistem Informasi: kekuatan-kekuatan kompetitif dan perekonomian jaringan. Perusahaan beroperasi di lingkungan lebih besar yang terdiri dari perusahaan lain, pemerintah, dan bangsa. Kemitraan informasi, aliansi kerjasama yang dilakukan oleh dua atau lebih perusahaan yang bertujuan berbagi informasi untuk memperoleh keuntungan strategis. Membantu perusahaan mendapatkan akses ke pelanggan baru, menciptakan peluang-peluang baru untuk cross-selling dan penargetan produk.

Model lima kekuatan Porter
Dalam lingkungan yang lebih besar, terdapat lima kekuatan utama atau ancaman:

  1. Pasar baru pendatang
  2. Produk dan jasa pengganti
  3. Pemasok
  4. Pelanggan
  5. Perusahaan lain yang bersaing secara langsung

Model kekuatan kompetitif, model yang digunakna untuk menjelaskan interaksi dari pengaruh-pengaruh eksternal, ancaman-ancaman khusus dan peluang-peluang, yang mempengaruhi strategi dan kemampuan organisasi dalam bersaing. Teknologi internet telah mempengaruhi struktur industri dengan

  • Memberikan teknologi yang mempermudah para pesaing untuk berkompetisi dalam hal harga dan para pemain baru pada pasar.
  • Meingkatkan informasi yang tersedia bagi pelanggan dalm hal harga sehingga meningkatkan bargaining powernya.
  • Menurunkan kekuatan pemasok
  • Barang-barang substitusi

Ekosistem bisnis
IT memainkan peran yang kuat dalam menciptakan bentuk-bentuk baru produk ekosistem bisnis. Ekosistem bisnis adalah jaringan pemasok, distributor, perusahaan outsourcing, perusahaan jasa transportasi, dan teknologi manufaktur yang saling berkaitan. Sebagai contoh, Microsoft: 1 milyar PC di seluruh dunia dan ratusan ribu bisnis bergantung pada platform Microsoft. EBay: Jutaan orang dan ribuan perusahaan bisnis menggunakan platform ini. Wal-Mart: Enterprise sistem yang digunakan oleh pemasok untuk meningkatkan efisiensi

Jaringan Ekonomi
Produk dan layanan IT menunjukkan efek jaringan yang kuat dan berpotensi menciptakan situasi "winner take all". Jaringan menyebabkan biaya yang dikeluarkan untuk menambah partisipan lainnya nol atau sedikit, sebaliknya keuntungan yang diperoleh bisa semakin besar. Bertentangan dengan hukum penurunan laba pada produk industri dan pertanian. Contohnya, Nilai dari Internet tumbuh secara eksponensial dengan kenaikan linier pengguna. Karena perangkat lunak tertentu dapat menjadi standar (seperti sistem operasi Windows atau Windows Office), orang bisa terkunci ke dalam standar dan nilai Windows tumbuh karena semakin banyak orang yang menggunakannya.

Strategi yang bagus, menggunakan IT untuk membangun produk dan jasa yang menyebabkan efek jaringan. Peluang manajemen, Perusahaan menghadapi perkembangan IT berbasis peluang untuk mendapatkan keunggulan strategis.

Tantangan Manajemen

  • Beberapa perusahaan menghadapi rintangan besar dalam menerapkan sistem kontemporer.
  • Setelah keuntungan tercapai, ada kesulitan dalam mempertahankan keunggulan.
  • Organisasi sering tidak dapat berubah untuk mengakomodasi teknologi baru dengan cukup cepat

Pedoman Penyelesaian melakukan analisis sistem strategis

  • Memahami struktur dan dinamika persaingan industri dimana perusahaan beroperasi.
  • Memahami rantai nilai bisnis, perusahaan, dan industri
  • Mempertimbangkan bagaimana perusahaan dapat mengelola "peralihan strategis" sebagai usaha untuk menerapkan sistem yang memberikan keunggulan kompetitif.

MAKALAH KOMUNIKASI

21.08 by bayutube86 · 2 comments

Makalah ini membahas segala sesuatu yang berhubungan ataupun yang mempengaruhi komunikasi.
Pengertian (Definisi) Komunikasi
Komunikasi adalah hubungan kontak antar dan antara manusia baik individu maupun kelompok. Dalam kehidupan sehari-hari disadari atau tidak disadari komunikasi adalah bagian dari kehidupan manusia itu sendiri, paling tidak sejak ia dilahirkan sudah berkomunikasi dengan lingkungannya. Gerak dan tangis yang pertama pada saat ia dilahirkan adalah tanda komunikasi (Widjaja, 1986).

Sementara itu, untuk menjalin rasa kemanusiaan yang akrab diperlukan saling pengertian sesama anggota masyarakat. Dalam hal ini faktor komunikasi memainkan peran penting, apalagi bagi manusia modern. Manusia modern yaitu manusia yang cara berpikirnya tidak spekulatif, tetapi berdasarkan logika dan rasional (penalaran) dalam melaksanakan segala kegiatan dan aktivitasnya. Kegiatan dan aktivitasnya itu akan terselenggara dengan baik melalui proses komunikasi antar manusia. Komunikasi telah menjadi bahan dari kehidupan manusia. Berhasilnya suatu komunikasi ialah apabila kita mengetahui dan mempelajari unsur-unsur yang terkandung dalam proses komunikasi. Unsur-unsur yang dimaksud adalah sumber (resource), pesan (message), saluran (chanel, media) dan penerima (receiver, audience).

KOMPONEN KOMUNIKASI
Terdapat lima unsur dasar dalam komunikasi, yaitu pengirim, penerima, medium, pesan, dan beberapa bentuk umpan balik (tanggapan penerima pesan).

Pengirim
Pengirim sebagai pemrakarsa komunikasi, dapat merupakan sumber formal maupun informal. Sumber komunikasi formal mungkin berupa organisasi untuk memperoleh laba (komersial) maupun nirlaba. Sumber informal mungkin orang tua, atau teman yang memberikan informasi atau nasihat mengenai produk.

Penerima
Penerima komunikasi pemasaran formal cenderung menjadi calon atau pelanggan yang dibidik (yaitu anggota audien yang dibidik oleh pemasar). Audien perantara dan yang tidak diharapkan juga mungkin menerima komunikasi para pemasar. Contoh, audien perantara adalah grosir, distributor, dan pedagang ritel, yang menerima iklan perdagangan pemasar yang dimaksudkan untuk membujuk mereka agar mau memesan dan mengadakan persediaan berang dagangan. Audien yang tidak diharapkan yaitu setiap orang yang terbuka terhadap pesan yang tidak ditargetkan khusus oleh pengirim.

Medium
Medium atau saluran komunikasi mungkin impersonal (misalnya, media massa) atau interpersonal (pembicaraan resmi antara tenaga penjual dan pelanggan atau pembicaraan informal antara dua orang atau lebih yang terjadi secara langsung baik melalui telepon, surat maupun online).

Pesan
Pesan dapat bersifat verbal (lisan atau tertulis), nonverbal (foto, ilustrasi, atau symbol), atau kombinasi keduanya. Pesan verbal biasanya dapat mencakup informasi produk atau jasa yang lebih spesifik daripada pesan nonverbal. Pesan verbal yang digabungkan dengan pesan nonverbal sering memberikan lebih banyak informasi kepada penerima daripada salah satu diantara keduanya.

Umpan Balik
Umpan balik merupakan komponen yang sangat diperlukan dalam komunikasi interpersonal dan impersonal. Umpan balik yang cepat waktunya memungkinkan pengirim untuk memperkuat, mengubah, atau memodifikasi pesan untuk menjamin agar dapat dimengerti sesuai dengan yang dimaksudkan.

PROSES KOMUNIKASI

Pemrakarsa Pesan (Sumber)
Sponsor atau pemrakarsa pesan harus memutuskan kepada siapa pesan harus dikirim dan apa yang harus disampaikannya, dan kemudian merumuskan pesan sedemikian rupa sehingga artinya ditafsirkan oleh audien yang dibidik persis seperti yang dimaksudkan. Sumber komunikasi impersonal biasanya adalah organisasi yang mengolah dan mengirimkan pesan yang tepat melalui departemen khusus atau juru bicara. Publisitas biasanya merupakan hasil usaha hubungan masyarakat dan cenderung dapat lebih dipercayai karena sumber atau maksud komersialnya tidak mudah diketahui.

Kredibilitas
Kredibilitas sumber mempengaruhi perumusan pesan. Kredibilitas sumber yang merupakan unsur penting dalam daya persuasif pesan sering didasarkan pada maksud yang diharapkan.

Kredibilitas Sumber Informal
Sumber informal atau sumber-sumber editorial dianggap dianggap sangat obyektif dan sangat kredibel. Kredibilitas yang meningkat yang diberikan oleh sumber informal tidak dapat dijamin sepenuhnya, walaupun ada aura obyektivitas yang dirasakan.

Kredibilitas Sumber Formal
Sumber-sumber formal yang dirasa netral mempunyai kredibilitas yang lebih besar daripada sumber-sumber komersial karena persepsi bahwa mereka lebih obyektif dalam menilai produk. Kredilitas sumber komersial lebih problematic dan biasanya didasarkan pada penilaian gabungan atau reputasi, keahlian, pengetahuan, saluran ritel, dan jurubicara perusahaan.

Kredibilitas Jurubicara dan Pendukung
Para konsumen kadang-kadang melihat jurubicara yang menyampaikan pesan produk sebagai sumber atau pemrakarsa pesan. Para peneliti telah mempelajari hubungan antara pengertian konsumen mengenai pesan dan bujukan, dan telah menemukan bahwa jika pengertian rendah, para penerima tergantung pada kredibilitas jurubicara dalam membentuk sikap terhadap produk, tetapi jika pengertian dan pengolahan informasi sistematis tinggi, keahlian sumber jauh lebih kecil pengaruhnya terhadap sikap penerima.

Kredilitas Pesan
Pengalaman sebelumnya yang diperoleh konsumen atas produk atau pedagang ritel tertentu berpengaruh besar terhadap kredibilitas pesan. Harapan terhadap produk yang terpenuhi cenderung meningkatkan kredibilitas pesan pada masa mendatang, sebaliknya produk yang mengecewakan cenderung mengurangi kredibilitas pesan pada waktu berikutnya.

Pengaruh Waktu Terhadap Kredibilitas Sumber
Pengaruh persuasive dari sumber-sumber yang berkredibilitas tinggi tidak selalu bertahan lama, walaupun lebih berpengaruh daripada sumber yang berkredibilitas rendah. Riset menunjukkan bahwa baik pengaruh kredibilitas yang positif maupun negatif cenderung lenyap setelah sekitar 6 minggu. Gejala seperti ini disebut efek penidur (sleeper effect).

AUDIEN (PENERIMA PESAN) YANG DIBIDIK
Para penerima pesan menafsirkan pesan yang mereka terima berdasarkan pengalaman dan karakteristik pribadi.

Pengertian
Tingkat ketepatan arti yang diperoleh dari pesan merupakan fungsi dari karakteristik pesan, kesempatan dan kemampuan penerima untuk mengolah pesan itu, dan motivasi penerima. Karakteristik pribadi seseorang mempengaruhi ketepatan dalam menafsirkan pesan.

Suasana Hati (Mood)
Suasana hati atau pengaruh perasaan memainkan peranan penting terhadap cara pesan yang diterima. Suasana hati konsumen mempengaruhi cara bagaimana sebuah iklan diterima, diingat, dan ditindaklanjuti.

Hambatan Komunikasi
Berbagai hambatan terhadap komunikasi dapat mempengaruhi ketepatan interpretasi pesan oleh konsumen. Hambatan ini meliputi:

  • Persepsi selektif, para konsumen cenderung mengabaikan iklan-iklan yang tidak mengandung kepentingan khusus atau tidak berkaitan dengan mereka.
  • Kegaduhan psikologis, misalnya pesan-pesan iklan yang bersaing, dapat mengganggu penerimaan suatu pesan.

MAKALAH ANALISIS SISTEM INFORMASI AKUNTANSI (SIA)

06.54 by bayutube86 · 3 comments

Makalah Informasi Akuntansi ini membahas mengenai Analisis sistem (system analisis) yang merupakan penguraian dari sistem informasi yang utuh ke dalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengidentifikasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya.

Tahap analisis sistem dilakukan setelah tahap perencanaan sistem (system planning) dan sebelum tahap desaian sistem (sistem design). Tahap analisis merupakan tahap yang kritis dan sangat penting, karena kesalahan di dalam tahap ini akan menyebabkan juga kesalahan di tahap selanjutnya.

LANGKAH-LANGKAH ANALISIS SISTEM
  • Identify, yaitu mengidentifikasi masalah
  • Understand, yaitu memahami kerja dari sistem yang ada
  • Analyze, yaitu menganalisis sistem
  • Report, yaitu membuat laporan hasil analisis

MENGIDENTIFIKASI MASALAH (LANGKAH 1)
  • Tugas-tugas dalam mengidentifikasi masalah
  • Mengidentifikasi Penyebab Masalah
  • Mengidentifikasi Titik Keputusan
  • Mengidentifikasi Personil-Personil Kunci

MEMAHAMI KERJA DARI SISTEM YANG ADA (LANGKAH 2)
  • Menentukan Jenis Penelitian.Meliputi: wawancara, observasi, daftar pertanyaan, pengambilan sampel
  • Merencanakan Jadual Penelitian (Who, When, Where, What, How)
  1. Mengatur Jadual Wawancara
  2. Mengatur Jadual Observasi
  3. Mengatur Jadual Pengambilan Sampel
  • Membuat Penugasan Penelitian
  • Membuat Agenda Wawancara
  • Mengumpulkan Hasil Penelitian

MENGANALISIS HASIL PENELITIAN
  • Menganalisis Kelemahan Sistem
  1. Menganalisis Distribusi Pekerjaan
  2. Menganalisis Pengukuran Pekerjaan
  3. Menganalisis Keandalan
  4. Menganalisis Dokumen
  5. Menganalisis Laporan
  6. Menganalisis Teknologi
  • Menganalisis Kebutuhan Informasi Pemakai/Manajemen , Walaupun menganalisis kelemahan-kelemahan dan permasalahan-permasalahan yang terjadi merupakan tugas yang perlu, tetapi tugas ini saja belum cukup. Tugas lain dari analis sistem yaitu menyediakan informasi yang dibutuhkan bagi para pemakainya

MEMBUAT LAPORAN HASIL ANALISIS
Setelah proses analisis sistem ini selesai dilakukan, tugas berikutnya adalah membuat laporan hasil analisis. Laporan ini diserahkan ke steering committee yang seterusnya diserahkan ke manajemen

Tujuan utama penyerahan laporan ke manajemen
  • Bahwa analisis telah selesai dilakukan
  • Meluruskan kesalah-pengertian mengenai apa yang telah ditemukan dan dianalisis oleh analis sistem tetapi tidak sesuai menurut manajemen
  • Meminta pendapat-pendapat dan saran-saran dari pihak manajemen
  • Meminta persetujuan kepada pihak manajemen untuk melakukan tindakan selanjutnya (dapat berupa meneruskan ke tahap desain sistem atau menghentikan proyek bila dipandang tidak layak lagi).

MAKALAH PUSAT LABA|UNIT BISNIS

19.56 by bayutube86 · 4 comments

Makalah ini membahas tentang Pusat Laba dalam sebuah organisasi unit bisnis.
Pengertian Pusat Laba
  • Pusat laba adalah pusat pertanggungjawaban yang prestasi manajernya diukur berdasarkan laba (selisih antara pendapatan dan beban) yang diperoleh.
  • Pusat laba dapat dibentuk dengan struktur divisionalisasi, yang memungkinkan unit utama bertanggungjawab terhadap produksi dan pemasaran sekaligus.
  • Pusat laba dibentuk dengan keputusan expense and revenue trade-off. Keputusan ini ditentukan dengan 2 kondisi, yaitu Manajer memiliki akses ke informasi yang relevan dalam membuat keputusan dan terdapat ukuran efektivitas atas trade-off yang dibuat manajer.

Manfaat Pusat Laba
  • Kualitas keputusan manajer lebih meningkat.
  • Kecepatan pengambilan keputusan operasional lebih cepat.
  • Manajer kantor pusat dapat lebih berkonsentrasi pada hal-hal yang lebih luas.
  • Manajer lebih bebas menunjukkan imajinasi dan inisiatifnya.
  • Memberikan tempat pelatihan sempurna bagi kemampuan manajerial secara umum.
  • Kesadaran terhadap laba semakin meningkat.
  • Memberikan informasi siap pakai kepada manajemen puncak tentang profitabilitas komponen-komponen individual perusahaan.
  • Output yg siap pakai membuat pusat laba sangat responsif terhadap tekanan utk meningkatkan kinerja kompetitif.

Kesulitan yang Dihadapi Pusat Laba
  • Hilangnya pengendalian karena pengambilan keputusan yang terdesentralisasi.
  • Kualitas keputusan yang diambil unit akan berkurang apabila manajemen kantor pusat lebih mampu dan memiliki informasi yang lebih baik.
  • Perselisihan dapat meningkat (karena argumen-argumen tentang harga transfer, biaya umum dan kredit atas usaha bersama antara 2 unit).
  • Kompetisi yang tinggi antar manajer unit.
  • Adanya biaya tambahan karena duplikasi tugas di setiap pusat laba.
  • Manajer yang kompeten terhadap satu kompetensi mungkin tidak ada.
  • Cenderung kepada profitabilitas jangka pendek daripada profitabilitas jangka panjang.
  • Optimalisasi laba dari pusat laba tidak dapat menjamin optimalisasi laba perusahaan secara keseluruhan.

Unit Bisnis sebagai Pusat Laba
  • Hal utama yang harus dipertimbangkan adalah adanya batasan atas wewenang manajer unit bisnis.
  • Batasan dapat muncul dari unit bisnis lain maupun dari manajemen korporat.
  • Batasan dari unit bisnis lain akan semakin tidak terlihat apabila keputusan produk, keputusan pemasaran dan keputusan perolehan dilakukan oleh satu unit bisnis, disamping itu terdapat sinergi antar unit bisnis.
  • Apabila ketiga keputusan diatas dibentuk dalam lebih dari 2 unit bisnis, maka batasan dari unit bisnis lain akan semakin terlihat.
  • Batasan dari manajemen korporat dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu batasan-batasan yang timbul dari: pertimbangan-pertimbangan strategis, karena adanya keseragaman dan dari nilai ekonomis sentralisasi.

Pusat Laba selain Unit Bisnis
  • Pemasaran. Biaya standar merupakan pertimbangan utama dalam harga transfer.
  • Manufaktur.
Diharapkan manajer membuat keputusan terpisah atas aktivitas pengendalian mutu, penjadwalan produk ataupun keputusan membuat atau membeli.
Selisih antara harga jual produk dengan estimasi biaya pemasaran merupakan pertimbangan utama meskipun hanya merupakan laba semu.
  • Unit Pendukung Pelayanan (pemeliharaan, TI, transportasi, teknik, konsultan, layanan konsumen dan aktivitas pendukung). Beban yang digunakan merupakan pertimbangan utama, jadi manajer harus mampu menentukan biaya pelayanan yang ekonomis meskipun berasal dari pemasok luar.
  • Kantor cabang

Mengukur Profitabilitas Pusat Laba
  • Terdapat dua ukuran profitabilitas, yaitu kinerja manajemen dan kinerja ekonomis.
  • Kinerja manajemen berkaitan dengan kegiatan perencanaan, pengkoordinasian dan pengendalian kegaiatan sehari-hari pusat laba.
  • Kinerja ekonomis berkaitan dengan kinerja pusat laba sebagai entitas ekonomi.

Kinerja ekonomis dapat diukur dengan margin kontribusi, laba langsung, laba yang dapat dikendalikan, laba sebelum pajak dan laba bersih
  • Margin Kontribusi.
Merupakan selisih antara pendapatan dengan beban variabel.
Alasan penggunaan karena beban tetap berada diluar kendali manajer.
  • Laba Langsung.
Merupakan kontribusi pusat laba terhadap overhead umum dan laba perusahaan.
Alasan penggunaan karena pengeluaran pusat laba merupakan tanggung jawab manajer pusat laba, baik pengeluaran yang dapat dikendalikan maupun yang tidak dapat dikendalikan.
  • Laba yang Dapat Dikendalikan.
Mempertimbangkan pengeluaran-pengeluaran pada tingkat tertentu.
  • Laba Sebelum Pajak.
Mempertimbangkan pembebanan relatif dari biaya overhead korporat ke pusat laba.
  • Laba Bersih.
Mempertimbangkan jumlah laba bersih setelah pajak.
  • Penentuan pendapatan yaitu ketika pesanan dibuat, pesanan dikirim atau ketika kas diterima sangat penting diperhatikan mengingat seluruh bagian pusat laba adalah bagian korporat.
  • Pertimbangan manajemen dalam hal beban yang dapat dikendalikan sangat penting, sehingga besarnya beban ini akan menunjukkan pos-pos yang benar-benar terjadi pada pusat laba.

MAKALAH PUSAT PERTANGGUNGJAWABAN|UNSUR SPM

12.44 by bayutube86 · 3 comments

Makalah ini membahas salah satu dari unsur-unsur SPM,yaitu Pusat Pertanggungjawaban.
PENGERTIAN PUSAT PERTANGGUNGJAWABAN

  • Pusat pertanggungjawaban adalah organisasi yang dipimpin oleh seorang manajer yang bertanggungjawab terhadap aktivitas yang dilakukan.
  • Fungsi pusat pertanggungjawaban adalah sebagai mengimplementasikan strategi tertentu untuk mencapai tujuan perusahaan.
  • Pusat pertanggungjawaban memperoleh input yang akan digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan (aktivitas)-nya dan menghasilkan output.
  • Output suatu pusat pertanggungjawaban juga bisa menjadi input untuk pusat pertanggungjawaban yang lain.
  • Manajer pusat pertanggungjawaban bertanggungjawab untuk memastikan hubungan optimal antara input dengan output.
  • Hubungan antara input dan output ada yang bersifat timbal balik dan langsung, tetapi ada juga yang bersifat tidak langsung.
  • Mengukur input biasanya lebih mudah karena terdapat ukuran-ukuran fisik yang jelas (nilai moneter, jumlah tertentu, dlsb).
  • Mengukur output lebih sulit dilakukan, karena terkadang tidak terdapat ukuran fisik dan hubungan dengan input yang jelas, sehingga dibutuhkan angka-angka pengganti (surrogate numbers).
Kinerja pusat pertanggungjawaban diukur dengan dua kriteria yaitu efisiensi dan efektivitas.
  • Efisiensi merupakan rasio (perbandingan) antara input dengan output.
  • Efektivitas merupakan rasio (perbandingan) antara output yang dihasilkan dengan tujuannya.

JENIS-JENIS PUSAT PERTANGGUNGJAWABAN
  • Pusat Pendapatan.
  • Pusat Beban.
  • Pusat Laba.
  • Pusat Investasi.

PUSAT PENDAPATAN
Pusat pendapatan adalah pusat pertanggungjawaban yang prestasi manajernya diukur berdasarkan output (pendapatan) yang diukur secara moneter, akan tetapi tidak dihubungkan dengan input-nya (beban).
Contoh: departemen pemasaran (penjualan). Departemen pemasaran tidak berwenang untuk menentukan harga pokok ataupun harga jual produk yang dihasilkan. Akan tetapi, ukuran utama kinerjanya adalah pendapatan yang diperoleh dari pemasaran produk tersebut.

PUSAT BEBAN
Pusat beban adalah pusat pertanggungjawaban yang prestasi manajernya diukur berdasarkan input yang diukur secara moneter, akan tetapi outputnya tidak diukur.
Pusat Beban dibedakan menjadi dua jenis, yaitu
  • pusat beban teknik
  • pusat beban kebijakan

PUSAT BEBAN TEKNIK
Pusat beban teknik merupakan pusat pertanggungjawaban yang jumlah input (beban)-nya secara tepat dan memadai dapat diestimasikan dengan wajar.
Ciri-ciri pusat beban teknik:
  • Input-nya dapat diukur secara moneter.
  • Input-nya dapat diukur secara fisik.
  • Jumlah rupiah optimal dan input yang dibutuhkan untuk menghasilkan 1 unit output, dapat ditentukan.
Contoh: Departemen pemanufakturan (produksi); Bagian penggajian.
Dalam pusat beban teknik, efisiensi lebih ditekankan, sehingga output akan dibandingkan dengan beban standar. Disamping itu pusat beban teknik juga mempunyai tugas penting, yaitu menjaga mutu dan volume produksi, serta melakukan pelatihan, pengembangan dan penilaian untuk karyawan.

PUSAT BEBAN KEBIJAKAN
Pusat beban kebijakan merupakan pusat pertanggungjawaban yang jumlah input (beban)-nya yang diestimasikan tidak tersedia. Oleh karena itu, beban-beban yang dikeluarkan tergantung pada penilaian manajemen, atas jumlah yang memadai untuk suatu kondisi.
Contoh: Unit-unit administratif dan pendukung, seperti bagian akuntansi, hubungan masyarakat (humas), legal (hukum), bagian sumber daya manusia, serta penelitian dan pengembangan (R & D).

Ciri-ciri pengendalian pusat beban kebijakan:
  • Setiap kegiatan harus dilakukan penyusunan anggarannya. Pendekatan dalam penyusunan anggaran yang bisa digunakan adalah management by objective (suatu proses formal, dimana pembuat anggaran mengusulkan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan tertentu dan menyarankan ukuran untuk evaluasi kinerjanya), yang bisa dilakukan dengan incremental budget (beban sekarang dijadikan dasar) atau zero-base review (anggaran selalu ditinjau ulang).
  • Beban yang dikeluarkan jumlahnya bervariasi.
  • Keuangan dikendalikan dengan partisipasi para manajer dalam perencanaan dan pelaksanaannya.
  • Kinerja ditentukan dengan kemampuan manajer untuk menggunakan beban sesuai dengan jumlah yang dianggarkan.
Setiap pusat beban kebijakan lebih banyak mengalami kesulitan dalam menghubungkan antara input dengan hasil yang akan diperoleh dan keinginan yang besar untuk menunjukkan kinerja terbaik (sehingga seolah-olah kurang selaras dengan tujuan).

SERBA-SERBI LOSO:BREAST CANCER

08.26 by bayutube86 · 0 comments

LOSO ONLINE adalah sebuah komunitas perkumpulan ataupun wadah bagi para blogger,cracker,hacker.Setiap minggu,komunitas ini selalu berkumpul membahas tentang berbagai hal. Tema yang sering dikupas dalam forum ini adalah mengenai internet marketing bisnis. Tema inilah yang sering menarik minat pengikut forum seiring dengan semakin susahnya memperoleh pekerjaan di dunia nyata.

Breast Cancer
Breast cancer is the second major cause of cancer death in American women, with an estimated 44,190 lives lost (290 men and 43,900 women) in the United States in 1997. Although ovarian cancer accounts for fewer deaths than breast cancer, ovarian cancer still represents 4% of all female cancers. For some of the cases of both types of cancer, there is also a clear genetic link.

In 1994, two breast cancer susceptibility genes were identified: BRCA1 on chromosome 17 and BRCA2 on chromosome 13. When individuals carry a mutation in either BRCA1 or BRCA2, they are at an increased risk of being diagnosed with breast or ovarian cancer at some point in their lives. Until recently, it was not clear what the function of these genes was, until studies on a related protein in yeast revealed their normal role: they participate in repairing radiation-induced breaks in double-stranded DNA. It is thought that mutations in BRCA1 or BRCA2 might disable this mechanism, leading to more errors in DNA replication and ultimately to cancerous growth.Thus far, the best opportunity to reduce mortality is through early detection (general screening of the population for BRCA1 and BRCA2 is not yet recommended). However, new strategies to find anticancer drugs are constantly being developed. The latest strategy, called "synthetic lethal screening", looks for new drug targets in organisms such as yeast and fruit flies. In the same way that studies in yeast recently helped to identify the functions of BRCA1 and BRCA2, it is thought that drugs that work in more primitive organisms will also be applicable to humans.

OPEL ZAFIRA 2003 SPECIFICATION|REVIEW

17.03 by bayutube86 · 1 comments

OPEL ZAFIRA 2003Autos workshop industry and everything about Opel Zafira 2003
The 2003 face lift saw a restyled Zafira with a flashier grille categorical by chrome accents. Headlights were hardly redesigned while the front-end air assimilation was kept the same, with high-beam encasements at the sides. The agent range, still comprised of 4-valve butt arch units, was hardly broadened by replacing the ahead appear commonly aspirated 2.0 Liter Diesel plants with a added able auto turbocharged version. Equipment levels were aloft with cartage accepting been accessible in two new trims, Maxx and Design Edition, both analogously priced.

The GSi Turbo in this turbo design car is good, but it's costly to run and the ride is very hard. Before buying a late used model, check you can't beat the deal with a pre-registered new car. Car supermarkets often have some great offers - but ensure the vehicle is a genuine UK car, not a grey import. there's only really enough room for children in the rearmost seats. The chassis is beginning to show its age alongside rivals, but the Zafira's function of safe handling is ideal for drivers who want stability and predictable road manners.

MAZDA RX-8 SPECIFICATION AND REVIEW

03.31 by bayutube86 · 1 comments

MAZDA RX-8
Many annual and auto sites were quick to address the account that Mazda may (or is activity to) acquaint addition facelift adaptation of their RX-8 sports car at the accessible Frankfurt Show. And while we're acclimatized to common facelifts from Japanese carmakers, botheration is that Mazda presented the latest active RX-8 at aftermost year's Detroit Auto Show. Turns out that all the fuss was about the German bazaar admission ("Deutschland-premiere") of what is awash in best markets as the adapted RX-8 231HP with the R3 action package. Non believers may analysis out the (translated) German columnist absolution afterwards the jump.

It's all actual beautiful and hi-tech central as befits an X-Men 2 cine extra. One of the things that makes the RX-8 angle out as a abundant car, rather than alone a acceptable one, is the absorption to detail paid to the interior. There are no cheap-looking fittings, and while it would accept been almost accessible to abject the instruments and controls on those acclimated in the Mazda6, the RX-8 has its own bespoke interior. The few adamantine plastics about are atramentous high-gloss plastics that attending rather classy, and the way Mazda's designers accept again the triangular rotor appearance as architecture appearance in added genitalia of the car is one for the anoraks out there. There is a agenda speedometer set into the over-size rev counter, and the council caster is adapted with audio controls.As a Turbo Design car, he Function the rotor turn inside the Rx8 sound almost like a turbo spooling with out the stress. Now,Factory Auto Workshop Service Repair Manual of Mazda RX-8 can outspread everywhere.

MAKALAH PERILAKU ORGANISASI (GOAL CONGRUENCE)

07.30 by bayutube86 · 3 comments

Makalah ini membahas tentang Perilaku Organisasi dan pengaruhnya terhadap Goal Congruence.
GOAL CONGRUENCE

  • SPM memiliki tujuan utama untuk memastikan (sejauh mungkin) tingkat goal congruence yang tinggi.
  • Goal congruence merupakan keselarasan antara tindakan-tindakan individu untuk meraih tujuan-tujuan pribadi guna membantu pencapaian tujuan organisasi.
  • Dalam suatu organisasi, perilaku manusia pasti dipengaruhi oleh sistem formal (yang dibentuk oleh organisasi) maupun informal (etos kerja, gaya manajemen dan budaya).

Faktor-Faktor informal yang mempengaruhi goal congruence terdiri dari faktor-faktor eksternal dan internal.

  • Faktor eksternal, yaitu norma-norma mengenai perilaku yang diharapkan terjadi dalam masyarakat (dan organisasi merupakan bagian dari masyarakat).
  • Faktor –faktor eksternal yang mempengaruhi goal congruence adalah etos kerja dan norma spesifik sesuai industri.
  • Etos kerja merupakan loyalitas seseorang terhadap organisasi, serta keuletan, semangat dan kebanggan yang dimiliki dalam menjalankan tugas.
  • Faktor–faktor internal yang mempengaruhi goal congruence adalah budaya, gaya manajemen, hubungan informal dalam organisasi serta persepsi dan komunikasi.
  • Budaya dalam organisasi meliputi keyakinan bersama, nilai-nilai hidup yang dianut, norma-norma perilaku serta asumsi-asumsi yang secara implisit diterima dan secara eksplisit diterapkan pada seluruh jajaran organisasi.
  • Budaya sangat dipengaruhi oleh personalitas dan kebijakan manajer.
  • Gaya manajemen memiliki dampak yang paling kuat terhadap pengendalian manajemen, karena sikap bawahan merupakan cerminan sikap atasannya.
  • Hubungan informal juga dibutuhkan, meskipun hubungan formal telah ditetapkan.
  • Cara-cara untuk mencapai tujuan organisasi juga harus dikomunikasikan dengan baik dan pesan-pesan yang disampaikan diharapkan dapat diinterpretasikan dengan makna yang sama.

FAKTOR-FAKTOR FORMAL YANG MEMPENGARUHI GOAL CONGRUENCE
  • Faktor-faktor formal yg mempengaruhi goal congruence terdiri dari SPM dan aturan-aturan.
  • Aturan-aturan merupakan seperangkat tulisan yang memuat semua jenis instruksi dan pengendalian (termasuk instruksi tentang jabatan, pembagian kerja, prosedur standar operasi, panduan-panduan dan tuntunan-tuntunan etis).
  • Aturan-aturan dapat berisi hal-hal yang sederhana sampai yang rumit, pedoman kerja yang ketat sampai fleksibel maupun tindakan positif (pelarangan tindakan negatif).
  • Jenis-jenis aturan dapat berupa :
  1. Pengendalian fisik terhadap semua aktiva organisasi.
  2. Panduan manual yang ditinjau secara berkala.
  3. Pengamanan terhadap sistem informasi.
  4. Sistem pengendalian tugas.
  • Proses pengendalian formal diawali dengan perencanaan strategis (sesuai tujuan dan strategi organisasi), penyusunan anggaran, pelaksanaan rencana (kinerja aktual, sesuai dengan aturan organisasi), pelaporan hasil kinerja dan evaluasi hasil kinerja.
  • Strategi juga dipengaruhi oleh struktur organisasi, sehingga SPM juga demikian.
  • Organisasi dapat memiliki beberapa struktur, yaitu:
  • Struktur fungsional (setiap manajer bertanggungjawab atas area fungsional dalam organisasi).
  • Kelebihannya adalah efisiensi, kelemahannya berkaitan dengan ketidakjelasan efektivitas, perlunya penyelesaian masalah secara bertahap serta kurang tepat untuk produk dan pasar yang beragam.
  • Struktur unit bisnis (setiap manajer bertanggungjawab atas aktivitas masing-masing unit bisnis sebagai bagian semi-independen dari organisasi).
  • Kelebihannya adalah gaya manajemen semakin terlihat dan produk mendekati pasar, kelemahannya adalah dulikasi sejumlah pekerjaan area fungsional dan perselisihan antar unit bisnis.
  • Struktur matriks (setiap unit-unit funsional memiliki tanggung jawab ganda).

KONTROLER
  • Kontroler adalah orang yang bertanggungjawab dalam merancang dan mengoperasikan SPM.
  • Kontroler diserahkan kepada Chief Financial Officer (Manajer Keuangan).
  • Kontroler dibedakan menjadi kontroler korporat dan kontroler unit bisnis.
  • Fungsi kontroler:
  1. Merancang dan mengoperasikan informasi serta sistem pengendalian.
  2. Menyiapkan pernyataan keuangan dan laporan keuangan (termasuk pajak) kepada pemegang saham dan pihak-pihak eksternal lainnya.
  3. Menyiapkan, menganalisis dan meninterpretasikan laporan kinerja; menganalisis program dan proposal anggaran, serta mengkonsolidasikannya dalam anggaran tahunan.
  4. Melakukan supervisi audit internal dan audit operasional, mencatat prosedur pengendalian yang menjamin validitas informasi serta menetapkan tingkat keamanan yang memadai terhadap kecurangan.
  5. Mengembangkan personil dalam organisasi pengendali dan terlibat dalam pelatihan yang berkaitan dengan fungsi pengendalian

Cancer Antitoxin Aftereffect For Statins

05.57 by bayutube86 · 1 comments

The frequently acclimated decree statin drugs may accept a careful aftereffect in the blockage of alarmist blight and advance to a abridgement in the charge for gallbladder removals, according to two studies appear in Gastroenterology. As millions of Americans use statins anniversary day to advice lower their cholesterol and accident of affection disease, advisers are acquirements of the benign furnishings these drugs may accept on gastrointestinal disorders. Gastroenterology is the official account of the American Gastroenterological Affiliation (AGA) Institute.

Statins Reduce Accident of Alarmist Cancer

Statin use is associated with a cogent abridgement in the accident of hepatocellular blight (HCC), or alarmist cancer, amid patients with diabetes, according to a new abstraction in Gastroenterology.

"Our abstraction provides the aboriginal adumbration of a blight antitoxin aftereffect for statins specific to HCC," said Hashem B. El-Serag, MD, MPH, of the Baylor College of Medicine and advance columnist of the study. "While these allegation charge to be accepted in approaching studies, we are hopeful that added analysis continues to appearance the benign aftereffect of statins for alarmist blight blockage in patients with diabetes."In the health world, it is very dangerous.

HCC is a awful baleful blight that has been accretion in several regions of the world, including the U.S. Experimental as able-bodied as aberrant animal abstracts suggests that statins apply a benign action, abbreviation the progression of HCC.

Researchers undertook an epidemiological abstraction in a ample accomplice of diabetics, whose accident of HCC was college than average, to characterize the accord amid statin use and HCC and added alarmist disease. The aggregation advised 1,303 cases and 5,212 controls; the beggarly age was 72 years. Ninety-nine percent were men and 13 percent were African Americans. A decidedly abate admeasurement of cases (34.3 percent) had at atomic one abounding decree for statins than controls (53.1 percent).

The analysis aggregation begin a cogent changed affiliation amid accepting statin prescriptions abounding and the accident of developing HCC. There was a trend against stronger accident abridgement with best and added common statin prescriptions. The accident abridgement empiric with statins ranged amid 25 percent and 40 percent. Reduced HCC accident was similar, whether the prescriptions were for simvastatin or any added statin dispensed.

Asbestos Disease (mesothelioma cancer) in Review

23.37 by bayutube86 · 1 comments

Information about Asbestos

Asbestos disease, mesothelioma cancers, lung cancer and asbestosis are the diseases acquired because of asbestos exposure. Asbestos constitutes altered artlessly occurring coarse minerals in some rocks and soil. It has begin boundless use in industries and architecture abstracts such as fireproofing, beam shingles, electric insulation, furnace, hot aqueduct covering, and abrasion products.and it is very harmful to health body


Recent studies have, however, appear that acknowledgment to asbestos can accept damaging bloom association consistent in asbestos ache and mesothelioma for both workers in industries authoritative use of asbestos as able-bodied as those who alive in the ambiance surrounding such places. Workers may drag accomplished asbestos particles in the air; they additionally become apparent through bark acquaintance with asbestos or by burning asbestos fibers while at work. These workers are accessible to asbestos diseases as mesothelioma and asbestosis.

Serious impact To Victims Of Asbestos Disease- Mesothelioma

Mesothelioma is the best austere of several asbestos-related diseases detected so far. This is because of the baleful aftereffect of asbestos particles. Asbestos can account blight of the lungs, esophagus, colon, rectum, stomach, articulate chords, and kidneys. About 70 percent to 80 percent of all cases of asbestos ache mesothelioma - a attenuate blazon of blight of the mesothelium, the film that covers and protects best of the anatomy centralized organs – are the aftereffect of asbestos acknowledgment at work.

Asbestos ache mesothelioma may not anon manifest. The asbestos particles can lie abeyant in the anatomy for several years and apparent later, back the cast is actual grim. It is accessible that by the time the ache is diagnosed, the blight may accept already advance significantly. In appearance of bloom apropos all new uses of asbestos in the accomplishment industries accept been banned in the United States from July 1989 onward. In particular, the use of asbestos in hand-held beard dryers was voluntarily chock-full in 1979. Schools are appropriate to analysis for use of asbestos beam and it is removed or covered up.

Aftereffect To Victims Of Asbestos Ache Mesothelioma
The aboriginal case of asbestos ache mesothelioma was filed about 70 years ago. Advisers in industries with ample accident of asbestos contagion are, in principle, acceptable for mesothelioma compensation. The advantage is accessible alone for those advisers who run the accident of asbestos acknowledgment back the 1940s. Recently, abounding mesothelioma patients accept filed lawsuits for compensation. They accept been awarded advantage on the arena that the owners of industries connected to use asbestos admitting the advice of the bloom hazards it entails. Currently, advice is accessible to victims of asbestos ache mesothelioma through abounding specialized acknowledged firms in the United States.